JAKARTA, PedomanNEWS
- Wasekjen DPP PKS, Fahri Hamzah menantang Komisi Pemberantasan Korupsi
(KPK) untuk membeberkan materi perkara secara telanjang kepada publik.
Pernyataan
Fahri tersebut dalam rangka menanggapi surat dakwaan mantan Presiden
PKS Luthfi Hasan Ishaaq, yang menyebut PKS mematok dana sebesar Rp2
triliun dari tiga kementerian yang dipimpin kader mereka, yaitu
Kementerian Komunikasi dan Informatika Rp500 miliar, Kementerian Sosial
Rp500 miliar dan Kementerian Pertanian Rp1 triliun. Target ini dibahas
dalam pertemuan sekaligus rapat konsolidasi Majelis Syuro PKS.
"Agar
fitnah-fitnah ini diakhiri, kasusnya dibuka jangan ditutup-tutupi.
Publikik menyaksikan peristiwa ini. Tapi berani enggak KPK terbuka
tentang materi perkara. Saya yakin KPK enggak berani," seloroh Fahri di
gedung DPR Senayan, Jakarta, Selasa (25/6).
Tak
hanya menantang KPK agar buka-bukaan soal materi perkara, Fahri pun
meminta agar KPK melakukan konfrontasi antara Yudi Setiawan dengan Ahmad
Fathanah dan LHI.
"Ayo
dibuka, siapa yang palsu di sini. Konfrontasi seterbuka-terbukanya,
berani enggak (KPK)? Nanti siapa yang salah kelihatan, yang prosesnya
salah juga kelihatan. Ini yang saya tantang juga. Kita habis-habisan
semua saja. Telanjanglah kita di depan pengadilan," tantang Fahri lagi.

ALLAAAAAAAHU AKBAAR!!!!!
BalasHapus