Jakarta: Rapat Majelis Syuro Partai Keadilan
Sejahtera (PKS) IX yang digelar di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang,
Jakarta Selatan, sejak Sabtu (11/5) malam, akhirnya berakhir sekitar
pukul 22.30 WIB, Minggu (12/5).
Sekjen PKS Taufik Ridho yang ditemui usai rapat menjelaskan bahwa selain
membahas pengajuan proposal pemenangan Pemilu dari DPP PKS yang
menargetkan masuk tiga besar, juga dibahas kebijakan PKS terkait isu-isu
hukum, politik, sosial, ekonomi, dan moral.
Salah satunya ialah sikap PKS terhadap wacara penaikan harga bahan bakar
minyak (BBM). Meski mengaku masalah sosial-ekonomi menjadi perhatian
PKS dan pihaknya akan berupaya memperjuangkan kebijakan yang berpihak
pada kepentingan masyarakat, Taufik menjelaskan bahwa PKS belum akan
menyampaikan sikap terkait penaikan BBM.
"Akan disampaikan setelah pemerintah secara resmi menyampaikan sikapnya kepada DPR," terang dia.
Diakui olehnya, PKS sebenarnya sudah membuat kajian tentang rencana
penaikan BBM tersebut. Namun begitu, mereka tetap akan menunggu
pengumuman dari pemerintah.
Saat ditanyai Media Indonesia, latar belakang mereka terkesan
enggan menyampaikan hasil kajian yang mungkin saja bisa mempengaruhi
pertimbangan pemerintah, Taufik menjelaskan bahwa saat ini PKS masih
terbuka terhadap lobi-lobi.
"Bisa jadi kami mengusung supaya kajian kami yang diterima atau skema
lain," terang dia. Yang jelas, rapat majelis syuro PKS telah menetapkan
bahwa partai tersebut tidak akan menyatakan sikap terkait kebijakan
penaikan BBM, sebelum pemerintah mengeluarkan pengumuman. (Hera
Khaerani)
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/12/2/153006/Soal-Harga-BBM-PKS-Tunggu-Pemerintah
@azk
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)


0 komentar:
Posting Komentar