Pesta demokrasi masih setahun
lagi tapi geliat suasananya sudah terasa di kalangan pengurus DPD Partai
Keadilan Sejahtera Kabupaten Berau. Mungkin inilah gambaran yang bisa dilihat
pada acara kegiatan pembekalan Daftar Caleg Sementara ( DCS ) Partai Keadilan
Sejahtera Kabupaten Berau yang dilaksanakan pada hari minggu 31 maret lalu.
| Suasana Pembekalan DCS PKS Berau |
Acara kemudian dilanjutkan dengan
mengisi seluruh perlengkapan berkas sesuai dengan persyaratan yang telah dibuat
oleh KPU yang kemudian dilanjutkan dengan verifikasi data oleh Bidang Kearsipan
PKS Berau. Ba’da sholat magrib acara dilanjutkan dengan penyampaian visi dan
misi partai untuk merefresh kembali
sekaligus pengenalan lebih lanjut kepada DCS (Daftar Caleg Sementara) yang
bukan merupakan Kader PKS, selanjutnya Penyampaian Kode Etik (Code of Conduct) Caleg PKS Sekaligus
komitmen kepada partai. Semuanya Disampaikan dengan bahasa yang luwes dan
santai oleh ketua DPD PKS Berau Ustadz Muharram Spd MM, bahkan beliau sesekali
menanyakan kembali kepada DCS apakah ada yang tidak sepakat dengan Kode etik
ini atau merasa janggal agar bisa kita perbaiki lagi, tetapi sampai selesai
disampaikan semua peserta merasa sangat setuju dengan kode etik ini
Selanjutnya acara yang terakhir
dan merupakan inti dari acara ini adalah penyampaian Strategi pemenangan pemilu
dan pernyataan komitmen oleh semua DCS (Daftar Caleg Sementara) untuk berjuang
bersama sehingga ungkapan yang sering kita dengar sebagi caleg “penggembira”
saja tida berlaku disini. Semua mempunyai porsi dan kesempatan yang sama. PKS
sebagai partai tiga besar diberau tahu betul kondisi masayarakat berau. Sebagai
buah dari upaya upaya yang telah dilakukan selama ini, maka menjadi tidak
berlebih apabila setiap pemilu harapan masyarakat berau tertumpu di partai ini,
hal ini bisa dilihat dari jumlah pemilih PKS, dari partai kecil bisa menduduki
peringkat tiga besar di kabupaten Berau, dan bisa menjadi JUARA di DAPIL 1
ibukota kabupaten Berau Tanjung Redeb yang merupakan ikon pemilih yang cerdas
dan realistis tanpa ada niat utuk mengucilkan pemilih dapil lain tapi faktanya
politik uang dan kampanye gelap menjadi hal yang umum dan lumrah kita dapati yang
selalu menyosor di kampung kampung dan pelosok pelosok desa.
Acara ditutup dengan doa bersama
sebagai wujud rasa syukur dan penguatan diri bahwa semua kegiatan ini dalam
rangka usaha untuk memajukan daerah ini dari jalur demokrasi.
Salam Cinta Kader PKS untuk Berau.

0 komentar:
Posting Komentar